Sering Terjadi, Ketahui 6 Ciri-ciri KB IUD Bergeser

IUD (Intrauterine Device) merupakan alat kontrasepsi yang dimasukkan ke dalam rahim perempuan agar mencegah terjadinya kehamilan. Namun tidak jarang ada banyak perempuan yang mengalami “kebobolan” meskipun sudah menggunakan KB IUD. Hal ini dikarenakan banyak perempuan yang belum mengetahui ciri-ciri KB IUD bergeser

Agar kamu tidak mengalami hal serupa, mari cari tahu ulasan lengkapnya pada pembahasan kali ini!

Prosedur Pemasangan KB IUD

Sebelum mengetahui ciri-ciri KB IUD bergeser, bagi kamu yang baru ingin menggunakan jenis kontrasepsi ini, penting untuk mengetahui prosedur pemasangan dan efek samping dari KB IUD.

Untuk pemasangan KB IUD hanya boleh dilakukan oleh dokter yang sudah profesional, agar mengurangi faktor penyebab KB IUD bergeser. Sebelum memasang KB IUD, dokter akan mencuci serviks kamu dengan larutan antiseptik dan menyuntikkan anestesi lokal ke serviks agar rasa nyeri berkurang.

Proses selanjutnya, dokter akan memasukkan tabung plastik yang berisi IUD melalui vagina dan masuk ke dalam rahim. Kemudian mendorong masuk KB IUD ke dalam rahim dengan bantuan plunger. Setelah itu, dokter mengeluarkan tabung dan hanya meninggalkan dua tali kecil yang menjuntai di dalam vagina.

Efek samping yang akan dirasakan saat memasang KB IUD yaitu rasa sakit, kram, pusing, nyeri, sakit punggung, serta rasa tidak nyaman. Untuk meredakan rasa sakitnya, kamu bisa minum obat pereda nyeri di apotek terdekat Namun tidak semua perempuan mengalami efek samping saat pemasangan KB IUD.

Baca juga: Kutu kemaluan apakah berbahaya?

Penyebab KB IUD Bergeser

Sebenarnya KB IUD yang sudah terpasang dengan tepat jarang untuk bergeser, kecuali baru beberapa bulan pertama setelah dipasang. Terdapat beberapa faktor penyebab KB IUD bergeser, contohnya seperti rahim miring, memiliki rongga rahim yang kecil, mengalami kontraksi rahim yang kuat selama menstruasi, atau karena penempatan KB IUD yang belum tepat.

Selain itu, terdapat beberapa hal yang dapat menyebabkan KB IUD bergeser, seperti pemasangan dilakukan saat masih berusia 20 tahun ke bawah, setelah melahirkan, atau sedang menyusui.

6 Ciri-ciri KB IUD Bergeser

Setelah mengetahui prosedur pemasangan serta penyebab KB IUD bergeser, kini saatnya kamu mengetahui  apa saja ciri-ciri KB IUD bergeser. Meski tidak bisa disamaratakan secara umum, berikut ciri-ciri yang umum dialami oleh wanita yang mengalami pergeseran IUD:

  1. Saat diperiksa kamu tidak dapat merasakan benang yang terhubung dengan KB IUD.
  2. Kamu akan merasakan alat kontrasepsi tersebut, karena saat dipasang dengan tepat kamu tidak akan merasakan alat KB IUD tersebut melainkan kamu akan merasakan benangnya saja.
  3. Selain kamu yang merasakan, suami kamu juga merasakan KB IUD saat melakukan hubungan seks.
  4. Merasakan nyeri yang luar biasa, bahkan sampai memburuk dan tidak hilang selama 3-6 bulan.
  5. Mengalami pendarahan yang hebat atau tidak normal karena KB IUD bergeser.
  6. Munculnya tanda-tanda infeksi, seperti kram parah, keputihan yang tidak normal, atau demam tinggi.

Penanganan saat IUD Bergeser

Apabila kamu mengalami ciri-ciri KB IUD bergeser di atas, maka segeralah hubungi dokter dan gunakan alat kontrasepsi cadangan. Setelah di rumah sakit, dokter akan memeriksa apakah KB IUD yang kamu gunakan berada di tempat yang seharusnya atau tidak. Jika tidak, dokter akan menggantinya yang baru.

Namun, jika dokter tidak menemukan KB IUD kamu, maka dokter akan memberikanmu pemeriksaan lengkap seperti pemeriksaan melalui USG dan tes lain untuk menemukan KB IUD tersebut. Kemudian dokter akan memberimu saran untuk mengganti KB IUD atau mengubah ke bentuk lain.

Demikian informasi mengenai prosedur pemasangan KB IUD, serta penyebab dan ciri-ciri KB IUD bergeser. Semoga dengan adanya ulasan di atas, kamu dapat menambah wawasan mengenai KB IUD dan permasalahan yang sering terjadi sehingga dapat melakukan langkah pencegahan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*