Relationship Goals: Membangun Hubungan yang Sehat dan Harmonis

Membicarakan tentang “relationship goals” bukan hanya sekadar menciptakan citra yang sempurna di media sosial. Lebih dari itu, ini adalah tentang menciptakan hubungan yang sehat dan harmonis dalam kehidupan nyata.

Artikel ini akan membahas esensi dari relationship goals, bagaimana membangunnya, dan mengapa hal ini penting dalam menjalani hubungan.

Apa Itu Relationship Goals?

“Relationship goals” seringkali diasosiasikan dengan gambar pasangan yang terlihat sempurna, memiliki momen romantis yang indah, atau merayakan perayaan bersama.

Namun, pada intinya, relationship goals adalah visi atau harapan bersama pasangan untuk mencapai kebahagiaan, pertumbuhan, dan keberlanjutan hubungan dalam jangka panjang.

1. Komunikasi yang Terbuka dan Jujur

Sebuah relationship goal yang sangat penting adalah membangun komunikasi yang terbuka dan jujur. Pasangan yang mampu berbicara terbuka satu sama lain, berbagi perasaan, dan mendengarkan dengan penuh perhatian, menciptakan dasar yang kuat untuk hubungan yang sehat.

Tip: Jadwalkan waktu untuk berbicara secara rutin, tanpa gangguan dari perangkat elektronik, dan berikan ruang untuk pasangan untuk berbagi apa yang mereka rasakan.

2. Penerimaan dan Penghargaan

Relationship goal lainnya adalah menerima pasangan apa adanya, dengan segala kelebihan dan kekurangannya. Menciptakan lingkungan di mana setiap individu merasa dihargai dan diterima membantu membangun kepercayaan dan keamanan dalam hubungan.

Tip: Coba fokus pada aspek positif satu sama lain dan ekspresikan penghargaan terhadap upaya dan komitmen masing-masing.

3. Kerjasama dalam Merencanakan Masa Depan

Mempunyai tujuan bersama adalah bagian penting dari relationship goals. Ini bisa mencakup rencana untuk masa depan, seperti karier, keuangan, atau bahkan rencana keluarga. Berkomitmen untuk merencanakan dan bekerja sama dalam mencapai tujuan ini memberikan arah yang jelas untuk hubungan.

Tip: Tentukan tujuan bersama, buat rencana tindakan, dan dukung satu sama lain dalam mencapainya.

4. Memprioritaskan Keseimbangan dalam Hubungan

Keseimbangan antara kehidupan pribadi dan kehidupan bersama adalah kunci untuk menjaga kesehatan hubungan. Memprioritaskan waktu untuk diri sendiri, teman, dan keluarga selain pasangan, membantu menjaga keseimbangan dan mencegah kelelahan atau kejenuhan dalam hubungan.

Tip: Tetapkan waktu khusus untuk kegiatan bersama, tetapi juga berikan ruang untuk aktivitas individu dan waktu sendiri.

5. Empati dan Kepedulian

Mengembangkan empati dan kepedulian terhadap perasaan dan kebutuhan pasangan adalah salah satu relationship goals yang kuat. Kemampuan untuk melihat dari sudut pandang pasangan, mendengarkan dengan penuh perhatian, dan memberikan dukungan saat dibutuhkan memperkuat ikatan emosional.

Tip: Latih diri untuk mendengarkan tanpa memberikan solusi terlebih dahulu, tetapi hanya menyediakan dukungan dan pengertian.

6. Menjaga Romantisme dan Keintiman

Meskipun kehidupan sehari-hari sering kali sibuk, menjaga romantisme dan keintiman adalah bagian penting dari relationship goals. Menyisihkan waktu untuk momen-momen romantis, menyatakan cinta, dan merayakan keberhasilan bersama membantu menjaga api cinta tetap menyala.

Tip: Rencanakan kejutan kecil atau aktivitas khusus untuk meningkatkan keintiman dalam hubungan.

Mengapa Relationship Goals Penting?

  1. Menciptakan Kesejahteraan Emosional

Memiliki relationship goals membantu menciptakan lingkungan yang mendukung kesejahteraan emosional, memberikan rasa aman dan kebahagiaan.

  1. Mengatasi Tantangan Bersama

Ketika pasangan memiliki tujuan bersama, mereka lebih mampu mengatasi tantangan dan rintangan yang mungkin muncul dalam hubungan.

  1. Memberikan Arti dan Tujuan

Relationship goals memberikan arti dan tujuan yang jelas untuk hubungan, membantu mencegah kebingungan atau kehampaan.

  1. Meningkatkan Keintiman dan Koneksi

Fokus pada relationship goals, termasuk mempertahankan keintiman, membantu meningkatkan koneksi emosional antara pasangan.

Tips Mewujudkan Relationship Goals

  1. Berkomunikasi Terbuka

Jangan takut untuk membicarakan apa yang Anda harapkan dari hubungan. Komunikasi terbuka membuka pintu untuk pemahaman dan keterlibatan.

  1. Beradaptasi dengan Perubahan

Setiap hubungan akan mengalami perubahan. Relationship goals dapat disesuaikan seiring waktu untuk mencerminkan perkembangan individu dan hubungan.

  1. Jadwalkan Waktu Bersama

Dalam kehidupan yang sibuk, jadwalkan waktu khusus untuk bersama-sama. Ini bisa menjadi kunci untuk menjaga koneksi dan keintiman.

  1. Beri Ruang untuk Pertumbuhan Pribadi

Sementara relationship goals bersifat bersama, memberikan ruang untuk pertumbuhan pribadi juga penting. Ini menciptakan pasangan yang lebih kuat secara individu.

Kesimpulan

Mewujudkan relationship goals bukanlah tentang menciptakan citra sempurna, tetapi tentang membangun fondasi hubungan yang kuat dan saling mendukung. Dengan komunikasi yang terbuka, penerimaan, dan komitmen terhadap tujuan bersama, setiap pasangan dapat mencapai hubungan yang sehat dan harmonis.

Ingatlah bahwa setiap hubungan unik, dan sumber daya ini dapat diadaptasi sesuai dengan kebutuhan dan nilai-nilai masing-masing pasangan.

Sering Terjadi, Ketahui 6 Ciri-ciri KB IUD Bergeser

IUD (Intrauterine Device) merupakan alat kontrasepsi yang dimasukkan ke dalam rahim perempuan agar mencegah terjadinya kehamilan. Namun tidak jarang ada banyak perempuan yang mengalami “kebobolan” meskipun sudah menggunakan KB IUD. Hal ini dikarenakan banyak perempuan yang belum mengetahui ciri-ciri KB IUD bergeser

Agar kamu tidak mengalami hal serupa, mari cari tahu ulasan lengkapnya pada pembahasan kali ini!

Prosedur Pemasangan KB IUD

Sebelum mengetahui ciri-ciri KB IUD bergeser, bagi kamu yang baru ingin menggunakan jenis kontrasepsi ini, penting untuk mengetahui prosedur pemasangan dan efek samping dari KB IUD.

Untuk pemasangan KB IUD hanya boleh dilakukan oleh dokter yang sudah profesional, agar mengurangi faktor penyebab KB IUD bergeser. Sebelum memasang KB IUD, dokter akan mencuci serviks kamu dengan larutan antiseptik dan menyuntikkan anestesi lokal ke serviks agar rasa nyeri berkurang.

Proses selanjutnya, dokter akan memasukkan tabung plastik yang berisi IUD melalui vagina dan masuk ke dalam rahim. Kemudian mendorong masuk KB IUD ke dalam rahim dengan bantuan plunger. Setelah itu, dokter mengeluarkan tabung dan hanya meninggalkan dua tali kecil yang menjuntai di dalam vagina.

Efek samping yang akan dirasakan saat memasang KB IUD yaitu rasa sakit, kram, pusing, nyeri, sakit punggung, serta rasa tidak nyaman. Untuk meredakan rasa sakitnya, kamu bisa minum obat pereda nyeri di apotek terdekat Namun tidak semua perempuan mengalami efek samping saat pemasangan KB IUD.

Baca juga: Kutu kemaluan apakah berbahaya?

Penyebab KB IUD Bergeser

Sebenarnya KB IUD yang sudah terpasang dengan tepat jarang untuk bergeser, kecuali baru beberapa bulan pertama setelah dipasang. Terdapat beberapa faktor penyebab KB IUD bergeser, contohnya seperti rahim miring, memiliki rongga rahim yang kecil, mengalami kontraksi rahim yang kuat selama menstruasi, atau karena penempatan KB IUD yang belum tepat.

Selain itu, terdapat beberapa hal yang dapat menyebabkan KB IUD bergeser, seperti pemasangan dilakukan saat masih berusia 20 tahun ke bawah, setelah melahirkan, atau sedang menyusui.

6 Ciri-ciri KB IUD Bergeser

Setelah mengetahui prosedur pemasangan serta penyebab KB IUD bergeser, kini saatnya kamu mengetahui  apa saja ciri-ciri KB IUD bergeser. Meski tidak bisa disamaratakan secara umum, berikut ciri-ciri yang umum dialami oleh wanita yang mengalami pergeseran IUD:

  1. Saat diperiksa kamu tidak dapat merasakan benang yang terhubung dengan KB IUD.
  2. Kamu akan merasakan alat kontrasepsi tersebut, karena saat dipasang dengan tepat kamu tidak akan merasakan alat KB IUD tersebut melainkan kamu akan merasakan benangnya saja.
  3. Selain kamu yang merasakan, suami kamu juga merasakan KB IUD saat melakukan hubungan seks.
  4. Merasakan nyeri yang luar biasa, bahkan sampai memburuk dan tidak hilang selama 3-6 bulan.
  5. Mengalami pendarahan yang hebat atau tidak normal karena KB IUD bergeser.
  6. Munculnya tanda-tanda infeksi, seperti kram parah, keputihan yang tidak normal, atau demam tinggi.

Penanganan saat IUD Bergeser

Apabila kamu mengalami ciri-ciri KB IUD bergeser di atas, maka segeralah hubungi dokter dan gunakan alat kontrasepsi cadangan. Setelah di rumah sakit, dokter akan memeriksa apakah KB IUD yang kamu gunakan berada di tempat yang seharusnya atau tidak. Jika tidak, dokter akan menggantinya yang baru.

Namun, jika dokter tidak menemukan KB IUD kamu, maka dokter akan memberikanmu pemeriksaan lengkap seperti pemeriksaan melalui USG dan tes lain untuk menemukan KB IUD tersebut. Kemudian dokter akan memberimu saran untuk mengganti KB IUD atau mengubah ke bentuk lain.

Demikian informasi mengenai prosedur pemasangan KB IUD, serta penyebab dan ciri-ciri KB IUD bergeser. Semoga dengan adanya ulasan di atas, kamu dapat menambah wawasan mengenai KB IUD dan permasalahan yang sering terjadi sehingga dapat melakukan langkah pencegahan.

Ramah Lingkungan, Ketahui Alternatif Produk Pengganti Pembalut

Setiap wanita umumnya akan mengalami menstruasi setiap satu bulan sekali. Penggunaan pembalut sekali pakai saat ini masih menjadi produk yang paling banyak digunakan ketika menstruasi. Namun, tahukah kamu ada produk pengganti pembalut sekali pakai yang lebih ramah lingkungan?

Produk pengganti pembalut sekali pakai kini sudah banyak dijual di Indonesia. Berikut adalah beberapa produk pengganti pembalut sekali pakai yang lebih ekonomis dan ramah lingkungan.

Macam-Macam Pengganti Pembalut

Berikut adalah beberapa alternatif pengganti pembalut yang dapat kamu pilih:

1. Menstrual cup

Jika kamu mencari produk pengganti pembalut yang ramah lingkungan, mungkin menstrual cup yang akan muncul di internet. Bentuk produk ini memang sedikit mengintimidasi. Tidak hanya remaja, bahkan orang dewasa pun masih takut menggunakan menstrual cup ketika menstruasi.

Namun, kamu tidak perlu takut karena menstrual cup tersedia dalam berbagai ukuran yang dapat disesuaikan dengan kebutuhanmu, berikut adalah ukuran atau size yang dapat kamu pilih pada salah satu brand menstrual cup:

  • Mini size, sesuai untuk remaja usia di bawah 23 tahun atau ketika flow sedikit
  • Size A, sesuai untuk perempuan yang belum pernah melahirkan atau ketika flow sedang
  • Size B, sesuai untuk perempuan yang sudah melahirkan atau ketika flow deras

Jika kamu berminat untuk mencoba memakai menstrual cup, kamu dapat latihan dengan pelan-pelan memasukkan ke miss v. Masukkan mulai dari 1 cm, kemudian 2 cm dan seterusnya hingga berhasil. Kunci sukses memakai menstrual cup adalah miss v harus rileks.

Menstrual cup dapat menampung darah secara optimal hingga 12 jam pemakaian. Sehingga kamu tidak perlu repot-repot untuk sering ganti dan membersihkan. Produk ini dijual dengan harga rata-rata mulai dari 300 ribu rupiah. Meskipun sedikit mahal, menstrual cup dapat digunakan hingga 10 tahun.

2. Pembalut kain

Manfaat utama pembalut kain adalah dapat digunakan kembali. Penjualan pembalut kain sudah banyak di Indonesia sehingga mungkin kamu sudah tidak asing dengan produk ini. Sebagai pengganti pembalut sekali pakai, ada beberapa manfaat menggunakan pembalut kain, yaitu:

  • Dapat digunakan berulang kali
  • Lebih nyaman digunakan daripada pembalut sekali pakai
  • Lebih hemat karena tidak harus membeli yang baru setiap menstruasi
  • Membantu mengurangi iritasi di area vagina

Pembalut kain menjadi alternatif pembalut sekali pakai dan eco friendly karena kamu dapat menggunakannya berkali-kali sehingga dapat mengurangi sampah pembalut sekali pakai. Pembalut kain tersedia ukuran day dan night, sehingga dapat menyesuaikan dengan flow menstruasi.

3.Period panties

Pengganti pembalut sekali pakai selanjutnya adalah period panties atau celana dalam menstruasi. Produk ini dapat menjadi alternatif jika kamu takut menggunakan menstrual cup.

Kamu mungkin bertanya-tanya apakah period panties tidak bau dan anti bocor. Layer pada period panties menggunakan antimicrobial agent yang akan bekerja saat kondisi celana mulai lembap dan muncul bakteri atau jamur.  Yang menimbulkan bau ketika menstruasi sebenarnya bukanlah darah menstruasi melainkan bakteri atau jamur ketika kondisi lembap.

Perawatan period panties ini cukup mudah, kamu hanya perlu merendamnya dalam air biasa kemudian cuci dengan tangan atau mesin tapa fabric softener, pastikan tidak menjemurnya di bawah sinar matahari langsung.

Berapa Kali Harus Ganti Pembalut?

Pembalut harus diganti sesering mungkin ketika menstruasi, apalagi jika menstruasi sedang deras-derasnya. Idealnya, pembalut harus diganti setiap 4 jam atau tergantung kondisi. Hal ini bertujuan untuk menghindari berbagai penyakit yang disebabkan oleh bakteri dan jamur akibat kondisi lembap pada vagina.

Namun, jika kamu tidak ingin repot ganti terlalu sering, kamu dapat menggunakan menstrual cup karena dapat digunakan selama berjam-jam.

Itulah tiga alternatif pengganti pembalut. Dengan menggunakan produk-produk yang eco-friendly, kamu sudah berperan dalam upaya mengurangi sampah untuk lingkungan yang lebih sehat.

Obat Oseltamivir untuk Apa? Benarkah Obat untuk Covid? 

Hingga kini, penelitian terus dilakukan untuk mencari obat yang efektif untuk Covid-19. Salah satu yang sering disebut ampuh atasi covid adalah oseltamivir. Namun, banyak juga yang belum mengetahui secara pasti obat oseltamivir untuk apa.

Obat ini memang booming sejak pandemi mulai terjadi. Pasalnya, obat ini sering digunakan sebagai bagian dari pengobatan pasien covid. Bahkan sebanyak 30% pasien covid yang menggunakan obat ini dinyatakan sembuh.

Walaupun begitu, ternyata obat oseltamivir bukan obat covid. Lantas, obat apakah oseltamivir? Cari tahu jawabannya pada artikel kali ini!

Obat Oseltamivir untuk Apa?

Apakah kamu termasuk orang yang bingung mengenai obat oseltamivir itu untuk apa? Ini dia jawabannya. Oseltamivir merupakan obat yang digunakan untuk mengobati influenza tipe A dan B seperti flu burung. Obat ini termasuk ke dalam golongan NAI (neuraminidase inhibitor).

Cara kerja obat ini adalah dengan menghambat aktivitas enzim neuraminidase yang biasanya terletak pada permukaan virus, dengan mengurangi aktivitas enzim tersebut, diharapkan kinerja virus dalam merusak sel tubuh manusia dapat berkurang. 

Oleh sebab itu, oseltamivir tidak hanya digunakan sebagai obat flu, tapi juga bisa digunakan sebagai obat pencegah flu terutama setelah kamu kontak langsung dengan penderita flu. 

Dengan menggunakan obat ini gejala yang timbul dapat dipangkas waktu penyembuhannya 1-2 hari. Gejala-gejala flu yang bisa diatasi dengan obat oseltamivir  di antaranya: 

  • Sakit tenggorokan 
  • Batuk 
  • Hidung tersumbat 
  • Nyeri 
  • Menggigil 
  • Merasa kelelahan dan lemas 

Oseltamivir masuk ke dalam obat antivirus dan hanya bisa ditebus dengan resep dokter. Masuk ke dalam kategori C yang bisa dikonsumsi dewasa dan anak-anak. 

Hubungan Oseltamivir dengan Covid 19

Obat oseltamivir terbukti tidak bisa mengobati maupun meringankan gejala Covid-19. Pada awalnya obat ini diberikan kepada pasien yang baru saja terserang virus covid, karena gejala awal covid hampir sama dengan influenza. 

Nah, jika dalam beberapa hari tidak ada perubahan, besar kemungkinan pasien tersebut terjangkit virus Corona. Oleh sebab itu kini obat oseltamivir sudah tidak digunakan lagi untuk pengobatan covid dan diganti dengan obat remdesivir. 

Dosis Obat Oseltamivir 

Obat ini bisa bekerja dengan maksimal apabila diberikan secepatnya atau maksimal 48 jam setelah gejala muncul. Usahakan mengonsumsi obat ini pada jam sama untuk mengoptimalkan kerja obat. 

Dosis obat berdasarkan berat badan 

Dewasa dan remaja 13+ 

  • 10-15 kg : 30 mg 2x sehari 
  • 15-23 kg : 45 mg 2x sehari 
  • 23-40 kg : 60 mg 2x sehari 
  • >40 kg : 75 mg 2x sehari 

Bayi dan balita 

  • Bayi 0-1 bulan : 2 mg/KgBb
  • Bayi 1-3 bulan : 2.5 mg/KgBb
  • Bayi 3-12 bulan : 3 mg/KgBb
  • Bayi lebih dari 1 tahun : 30 mg/10 Kg, 45 mg/15-23 Kg, 60 mg/23-40 Kg, 75 mg/60 Kg

Tidak boleh menambahkan atau mengurangi dosis yang tertera kecuali atas petunjuk dokter. Bagi penderita maag dianjurkan untuk mengonsumsi obat saat makan, khusus pasien yang sulit menelan obat, oseltamivir boleh dibuka kapsulnya dan isinya dicampurkan dengan makanan atau minuman lain yang sehat.

Efek Samping Obat Oseltamivir

Obat oseltamivir memiliki efek samping yang harus diwaspadai, apabila efek samping yang dirasakan parah segera kunjungi dokter atau rumah sakit. 

Obat ini bisa menyebabkan efek samping berikut ini: 

  • Sakit kepala
  • Badan terasa tidak enak 
  • Sakit perut 
  • Diare 
  • Hidung tersumbat dan batuk (khususnya anak-anak) 
  • Insomnia 
  • Mual dan muntah 
  • Demam 
  • Hidung meler 
  • Tenggorokan sakit 
  • Nyeri pada tangan dan kaki 
  • Terjadi peradangan pada area sinus, hidung, dan tenggorokan

Efek samping obat antivirus yang langka terjadi: 

  • Gangguan mood, emosi, dan perilaku 
  • Menyebabkan gangguan liver 
  • Terjadi pembengkakan kulit di area leher dan kulit kepala 
  • Terjadi Steven-Johnson Syndrome 
  • Terjadi syok anafilaksi 
  • Menyebabkan peradangan parah 
  • Menyebabkan pendarahan pencernaan 

Kini tentunya kamu telah mengetahui obat oseltamivir untuk apa. Obat ini  ternyata adalah obat antivirus yang digunakan untuk mengobati influenza. Obat ini aman untuk ibu hamil dan terbukti tidak mengganggu tumbuh kembang janin. Nah, setelah mengetahui apa fungsinya semoga kamu bisa lebih bijak dalam menggunakannya.

Ketahui Cara Mempercepat Haid dengan Mudah Berikut Ini

Sebagai seorang wanita yang sudah mengalami puberstas, apakah masa haidmu lancar di setiap bulannya? Jika iya, berarti organ reproduksimu tidak bermasalah bahkan menandakan bahwa kamu subur. Jika tidak, mari simak cara mempercepat haid berikut ini.

Cara Mempercepat Datangnya Haid dengan Aman

Berikut adalah beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk mempercepat haidmu.

1. Kurangi stres 

Penelitian menunjukkan bahwa stres dapat mempengaruhi organ dan kesuburuan reproduksi yang salah satunya adalah haid.

Saat kamu stres, hormon kortisol yang ada di tubuhmu akan meningkat dan menghambat produksi estrogen dan progesteron yang berperan penting menjaga siklus haid yang teratur.

Oleh karena itu, kurangi stres dan tekanan agar siklus haidmu lancar, ya!

2. Menjaga berat badan yang ideal 

Menjaga berat badan agar tetap ideal adalah salah satu cara mempercepat haid yang telat.

Menjaga berat badan ideal artinya menjaga berat badan kamu agar kamu tidak terlalu kurus ataupun gemuk. Hal ini karena berat badan yang tidak ideal akan mempengaruhi proses ovulasi dalam organ reproduksimu. 

Jika proses ovulasi terhambat, makan menstruasi akan menjadi tidak teratur. Untuk mengatasinya, kamu bisa menjaga pola makan yang ideal dan teratur serta memakan banyak buah-buahan seperti nanas sebaga cara mempercepat haid

3. Lakukan olahraga yang teratur 

Dengan melakukan olahraga yang teratur, tubuh kamu akan menjadi sehat dan bisa membuat proses menstruasimu menjadi lancar. Sisihkan waktu setidaknya 30 menit sehari untuk berolahraga dengan ringan.

Jika kamu ingin berolahraga dengan lebih berat, hendaknya kamu melakukan rencana olahraga yang matang yakni secara bertahap agar olahraga yang ringan bisa perlahan bisa diganti dengan olahraga yang lebih berat.

4. Gunakan alat KB 

Terdapat beberapa alat kontrasepsi yang bisa digunakan sebagai cara mempercepat haid, salah satunya adalah KB spiral. Selain itu, kamu juga bisa menggunakan pil KB kombinasi sebagai alternatif lainnya. 

Pil KB kombinasi tersebut mengandung progestin dan estrogen yang akan membuat masa haidmu lancar.

5. Berhubungan seks dengan pasanganmu 

Bagi kamu yang sudah menikah, ternyata berhubungan seks bisa digunakan sebagai cara mempercepat haid secara alami, loh!

Saat berhubungan seks dengan penetrasi ataupun tanpa penetrasi bisa membuat rangsangan pada serviks sehingga membuat serviks tersebut melebar.

Ketika serviks melebar karena rangsangan dari seks, hal ini memungkinkan rahim juga berkontraksi untuk membuat ruang kosong untuk meluruhkan lapisannya.

Gejala haid yang kurang atau tidak teratur

Setelah mengetahui cara mempercepat haid, kini mari simak apa saja gejala haid yang tidak teratur, di antaranya:

  1. Siklus atau jumlah jeda hari antar waktu haid selalu berubah-ubah. Contohnya, sebelumnya, kamu menstruasi per 28 hari sekali, namun tiba-tiba berubah menjadi menstruasi per 22 hari.
  2. Volume darah yang dikeluarkan oleh tubuh sangat sedikit dan singkat atau bahkan sebaliknya, yakni sangat banyak dan melebihi 7 hari atau sepekan.
  3. Lamanya waktu menstruasi yang terus berbeda di setiap bulannya.

Namun perlu diingat, tidak teraturnya siklus haid bisa terjadi pada wanita yang baru saja haid untuk pertama kali. Pada umumnya, biasanya membutuhkan waktu hingga 2 tahun agar wanita tersebut memiliki siklus haid yang normal seperti wanita pada umumnya.

Itulah beberapa cara mempercepat haid yang bisa kamu kenali. Sehingga kamu bisa mencegah hal tersebut agar tidak terjadi. Atau jika sudah terjadi, kamu bisa menemukan solusinya dan tidak panik. Semoga informasi bermanfaat bagi kamu, ya!

Jangan Percaya, Menggugurkan Kandungan Dengan Jeruk Nipis Cuma Mitos!

Bagi kamu yang sedang mengandung janin, terdapat beberapa makanan, minuman, atau obat yang memang bisa menggugurkan janinmu. Namun, banyak mitos beredar tentang hal ini, salah satunya adalah menggugurkan kandungan dengan jeruk nipis. Simak penjelasannya berikut!

Menggugurkan Kandungan Dengan Jeruk Nipis, Cuma Mitos Belaka!

Jeruk nipis dipercaya masyarakat bisa menggugurkan kandungan karena mengandung vitamin C yang tinggi yakni 20-30 mg per buahnya.

Namun faktanya, belum ada penelitian resmi hingga saat ini yang membuktikan bahwa mengonsumsi jeruk nipis bisa menggugurkan kandunganmu. Sebuah tinjauan tahun 2016 menemukan bahwa mengonsumsi vitamin c malah memengaruh risiko keguguran.

Vitamin C yang terkandung dalam jeruk nipis justri membantu melawan peradangan, menurunkan tekanan darah, serta menciptakan kolagen.

Untuk menjaga kandunganmu, setidaknya kamu membutuhkan vitamin C 85-2000 mg per hari. Jadi, mengonsumsi jeruk nipis sewajarnya tidak akan memengaruhi kandunganmu,

Jika kamu mengonsumsinya secara berlebihan, hal tersebut dapat memicu adanya gangguan pencernaan karena vitamin C yang kamu konsumsi secara berlebihan bisa mengiritasi saluran pencernaanmu.

Untuk itu, bijaklah dalam mengonsumsi jeruk nipis atau sumber vitamin C lainnya, ya!

Manfaat Jeruk Nipis

Setelah mengetahui fakta bahwa menggugurkan kandungan dengan jeruk nipis hanyalah mitos belaka, kini mari beralih pada manfaat jeruk nipis untuk tubuhmu. Terdapat beberapa manfaat jeruk nipis yang bisa berguna untuk tubuhmu, di antaranya sebagai berikut.

1. Melancarkan pencernaan 

Salah satu manfaat jeruk nipis adalah membantu melancarkan pencernaan. Dengan pencernaan yang bagus dan lancar di perutmu, kamu akan mendapatkan serapa nutrisi yang lebih banyak untuk kesehatan tubuhmu.

2. Menjaga gula darah pada tubuhmu 

Manfaat jeruk nipis berikutnya adalah dapat membantu menjaga gula darah yang ada di tubuhmu. Gula darah yang berlebih bisa membuat kamu diabetes, loh!

Untuk itu, jeruk nipis akan mengurangi penyerapan gula darah yang berujung akan mengurangi kelaparan. Menarik, bukan?

3. Menaikkan sistem kekebalan tubuh 

Manfaat lain dari jeruk nipis adalah bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh karena vitamin C nya yang cukup tinggi. Dengan memberi tubuh asupan vitamin C yang cukup, maka sistem kekebalan tubuh akan meningkat dengan sendirinya.

Jika sistem kekebalan tubuh sudah meningkat, maka keuntungan yang bisa kamu dapatkan adalah kamu akan kebal dari berbagai macam penyakit.

4. Menaikkan metabolisme lemak pada tubuh

Vitamin C berperan untuk mendukung proses metabolisme di tubuh, salah satunya adalah lemak. Asam sitrat yang terkandung dalam jeruk nipis akan mengubah lemak tersebut menjadi energi yang bisa bermanfaat bagi tubuhmu, loh!

Bahaya Jeruk Nipis untuk Tubuh

Jika dikonsumsi secara berlebihan, maka jeruk nipis juga bisa berbahaya bagi tubuhmu, loh! Mari simak penjelasannya berikut ini.

1. Naiknya asam lambung

Jika dikonsumsi secara berlebihan, kamu akan mengalami naiknya asam lambung pada tubuhmu. Maka dari itu, bagi kamu yang sudah memiliki riwayat masalah asam lambung, cobalah untuk menghindari konsumsi jeruk nipis yang berlebihan agar kamu tetap sehat.

2. Diare 

Konsumsi jeruk nipis yang berlebihan bisa menimbulkan diare bahkan diare akut yang bisa berpengaruh pada kandungan dan ibu hamil.

Selain itu, diare yang kamu alami juga bisa menimbulkan dehidrasi yang bisa membahayakan dirimu dan janin yang ada di kandunganmu.

3. Dapat menyebabkan kram 

Jika kamu mengonsumsi jeruk nipis dalam jumlah yang sangat banyak dan tidak wajar, maka kamu akan mengalami kram perut yang juga bisa berdampak pada janinmu.

Selain itu, kram perut yang disebabkan oleh konsumsi jeruk nipis yang berlebih akan mengganggu aktivitas sehari-hari. Jika sudah parah, pergilah ke dokter dan periksakan keluhanmu agar kamu mendapatkan penanganan resmi secara medis dari dokter.

4. Mual (morning sickness

Jika kamu mengalami morning sickness, kamu bisa mengonsumsi jeruk nipis untuk meredakan rasa mual yang kamu alami.

Tetapi perlu diingat bahwa konsumsi jeruk nipis yang berlebih untuk mengatasi morning sickness justru membuat semakin mual dan memicu adanya pembentukan asam lambung.

Itulah penjelasan dari mitos menggugurkan kandungan dengan jeruk nipis. Hendaknya, jika kamu menerima informasi buruk tentang sesuatu, jangan langsung percaya, ya! Kamu bisa menemukan kebenarannya terlebih dahulu dari internet dan website yang terpercaya.

CIRI MULAI AKTIFNYA ORGAN REPRODUKSI WANITA DENGAN PERISTIWA UNIK

Menstruasi merupakan ciri dari mulai aktifnya organ reproduksi wanita ditandai dengan peristiwa keluarnya darah pada alat vital seorang wanita yang telah memasuki masa pubertas atau masa subur.

Secara umum, menstruasi pada wanita disebabkan karena adanya nutrisi maupun kesehatan dari wanita masing-masing. Selain itu, faktor lain yang sangat berperan adanya menstruasi adalah karena banyaknya hormon seksual pada wanita.

Untuk mengenali apakah organ reproduksi pada wanita sudah aktif untuk melakukan reproduksi atau tidak, kamu harus mengetahui apa saja penyebab pubertas pada wanita tersebut maupun faktor lain yang mendukung. Untuk itu, simak penjelasan yang tersaji dalam artikel berikut dengan baik:

Mengenal Sistem Reproduksi pada Wanita

Sebelum mengenali ciri dari mulai aktifnya organ reproduksi wanita ditandai dengan adanya peristiwa unik pada masa pubertas, terlebih dahulu penting untuk kamu ketahui yaitu pengenalan tentang sistem reproduksi yang dimiliki seorang wanita.

Secara umum organ atau sistem reproduksi wanita terbagi menjadi bagian luar dan bagian dalam. Bagian luar sistem reproduksi wanita merupakan vulva atau penutup. Sedangkan di bagian dalam terdapat beberapa organ reproduksi seperti Rahim, vagina, ovarium dan saluran tuba.

Untuk organ reproduksi bagian dalam wanita yaitu vagina, setidaknya memiliki 3 fungsi penting, yaitu:

  • Vagina merupakan tempat untuk dimasukkan penis atau alat vital pria pada saat melakukan aktivitas seksual yaitu hubungan intim.
  • Selain itu, vagina juga merupakan tempat dimana keluarnya darah pada saat menstruasi yang termasuk ciri dari mulai aktifnya organ reproduksi wanita ditandai dengan peristiwa tersebut dan berlangsung selama periode tertentu.
  • Fungsi terakhir dari vagina yaitu sebagai jalan keluar seorang bayi pada saat berlangsungnya proses persalinan yang dilakukan oleh seorang wanita.

Kematangan Seksual pada Wanita

Secara umum, kematangan seksual pada wanita dipengaruhi oleh faktor banyaknya hormon seksual. Selain itu, kamu juga bisa mengetahui beberapa faktor lain yang berperan penting pada kematangan seksual seorang wanita, seperti berikut:

  • Pemenuhan nutrisi serta kesehatan yang baik pada perempuan usia dini.
  • Secara umum, pubertas pada anak perempuan yang memiliki berat badan melebihi normal akan lebih untuk mengawali masa pubertas, hal tersebut berbeda dengan anak perempuan kurus atau berat badan cenderung kurang.
  • Pubertas akan lebih cepat dirasakan lebih awal pada anak perempuan dengan kulit cenderung hitam, hal tersebut berbeda dengan anak perempuan berkulit putih.
  • Seorang anak perempuan akan mengalami masa pubertas lebih awal karena adanya pengaruh genetik dari seorang ibu.

Perkembangan Seksual pada Wanita

Seorang wanita akan memasuki masa subur yaitu dengan mulai aktifnya organ reproduksi wanita ditandai dengan peristiwa keluarnya darah menstruasi yang terjadi pada usia 11 sampai 16 tahun, dan berlangsung setiap bulan.

Kamu harus mengetahui beberapa perkembangan seksual pada perempuan yang terjadi selama masa pubertas, seperti dibawah ini:

  • Pada kemaluan wanita akan tumbuh rambut

Tumbuhnya rambut pada kemaluan wanita termasuk salah satu perkembangan seksual yang terjadi. Peristiwa tersebut akan dialami seorang anak yang merasakan pubertas pada usia 8 sampai 14 tahun.

  • Payudara semakin membesar

Selain itu, payudara yang semakin membesar termasuk perkembangan seksual pada wanita yang terjadi pada perempuan dengan usia 8 sampai 13 tahun.

  • Akan mengalami menstruasi atau haid pertama

Mulai aktifnya organ reproduksi wanita ditandai dengan peristiwa menstruasi pertama yang terjadi pada masa pubertas seorang anak dan berlangsung dari usia 10 hingga 16 tahun.

  • Bentuk tubuh yang mengalami perubahan

Banyak perubahan yang terjadi pada anak perempuan usia 11 hingga 15 tahun, seperti pinggul bertambah besar. Peristiwa tersebut merupakan salah satu perkembangan seksual yang terjadi pada seorang wanita

Sedikit penjelasan dari artikel mengenai mulai aktifnya organ reproduksi wanita ditandai dengan peristiwa menstruasi pada anak perempuan yang pertama kali merasakan masa pubertas. Bisa memberikan pemahamanan baru untuk kamu, terutama pemahaman tentang kesehatan reproduksi wanita.

Penting! Apa Saja Tanda-Tanda Kondisi Emosi atau Psikologis Masa Pubertas

Pubertas merupakan masa transisi di mana anak-anak mulai beranjak menuju dewasa. Biasanya, usia pubertas pada anak laki-laki dimulai dari umur 10 sampai dengan 15 tahun. Sementara itu, usia pubertas pada anak perempuan dimulai dari umur 8 sampai dengan 13 tahun.

Pada masa ini, anak-anak akan mengalami berbagai perubahan fisik dan psikis, baik pada laki-laki, maupun perempuan. Sebagai orang tua, kamu perlu mengenali apa saja tanda tanda kondisi emosi atau psikologis masa pubertas pada anak, agar dapat mendampingi masa transisi ini dengan tepat. Yuk, simak penjelasan berikut!

Tanda-tanda Masa Pubertas

Tanda seorang anak telah memasuki masa pubertas yang utama adalah menstruasi bagi perempuan dan mimpi basah bagi laki-laki. Di samping itu, terdapat pula ciri-ciri fisik pubertas yang terlihat kasat mata seperti tumbuhnya payudara bagi perempuan atau munculnya jakun pada laki-laki.

Selain ciri-ciri pubertas tersebut, mengenali apa saja tanda-tanda kondisi emosi atau psikologis masa pubertas sangat penting bagi para remaja maupun orang tua yang mendampingi. Apa sajakah itu? 

Tanda-Tanda Kondisi Emosi atau Psikologis Masa Pubertas

  1. Gejolak suasana hati yang tak menentu

Perubahan kondisi emosi atau psikologis masa pubertas tak lepas dari pengaruh lepasnya hormon estrogen dan testosteron yang menandakan penyempurnaan fungsi organ reproduksi pada manusia.

Perubahan drastis hormon-hormon tersebut membuat kondisi emosi atau suasana hati anak menjadi tak menentu, seperti roller coaster! Mereka memiliki semangat besar dan menggebu-gebu, namun di sisi lain, mereka juga menjadi lebih sensitif dan mudah tersinggung.

  1. Pencarian jati diri

Anak-anak yang menyadari bahwa mereka berada pada masa pubertas, akan mulai memikirkan masa depannya. Dengan semangat yang menggebu-gebu, mereka tertarik untuk mencoba segala hal untuk memperkaya pengalaman dan wawasannya.

Hal-hal tersebut dilakukan agar dapat mengenal diri sendiri, dan mendapat gambaran akan menjadi apa ketika menjadi dewasa.

  1. Muncul ketertarikan pada lawan jenis

Adanya perubahan fisik dan hormonal pada masa pubertas memicu rasa ketertarikan pada lawan jenis. Pada masa transisi ini, mereka mulai memperhatikan penampilan seperti berdandan, memadu-padankan pakaian dengan aksesoris tambahan, penggunaan produk kosmetik, dan lainnya.

Pentingnya Peran Orang Tua pada Masa Pubertas Anak

Setelah mengetahui apa saja tanda-tanda kondisi emosi atau psikologis masa pubertas pada anak, tak kalah penting untuk mengetahui bagaimana peran orang tua dalam mendampingi anak yang menginjak masa pubertas.

Wajar bagi orang dewasa menganggap emosi anak-anak pada masa pubertas sangat labil. Namun sebagai orang tua, kamu perlu memahami bahwa perubahan hormonal dan emosional tersebut tidak dimengerti oleh anak-anak, bahkan membuatnya tidak nyaman.

Orang tua perlu hadir, tak hanya secara fisik, namun juga secara psikis untuk mendampingi anak-anak pada masa pubertas. Perubahan emosi yang tidak terkontrol dapat menyebabkan stress berlebih, bahkan  memicu perilaku agresi di masa mendatang.

Pertama-tama, kamu perlu mengenalkan pendidikan seks sejak dini. Dimulai dari mengenalkan alat kelamin perempuan dan laki-laki dengan nama yang sebenarnya, bagian tubuh mana yang boleh dilihat dan disentuh orang lain, dan sebagainya.

Seiring berjalannya usia, kamu dapat membicarakan ciri-ciri pubertas saat anak akan memasuki usia pubertas. Hal ini dapat membantu anak-anak dalam memahami masa pubertas sehingga dapat lebih mudah beradaptasi. Selain itu, pendidikan seks sejak dini juga berfungsi sebagai bekal remaja dalam menghadapi interaksi sosial di lingkungan pertemanan dan masyarakat. 

Selanjutnya, kamu perlu berperan ganda.  Tak hanya sebagai orang tua, namun kamu harus dapat menempatkan diri sebagai teman. Kamu perlu memvalidasi apa yang dirasakan anak-anak pada masa pubertas.

Selain itu, cobalah untuk mendengarkan cerita tanpa menghakimi terlebih dahulu. Dengan begitu, anak akan merasa dipahami dan lebih terbuka dalam menceritakan semua masalahnya kepadamu.

Di sisi lain, ketegasan orang tua juga masih diperlukan agar anak tetap berada di koridor yang benar. Kamu perlu menegaskan batasan-batasan mana yang boleh dan tidak boleh dilakukan pada masa pubertas anak, tentunya dengan tetap memperhatikan cara yang baik dan lembut.

Nah, kini kamu sudah tahu apa saja tanda-tanda kondisi emosi atau psikologis masa pubertas pada anak yang bisa kamu perhatikan. Dengan demikian, kamu bisa lebih mengenal anak kamu yang sudah masuk masa pubertas sekarang.

7 Makanan Penyubur Kandungan

Beberapa wanita yang menginginkan kehamilan mengupayakan berbagai hal agar hal tersebut dapat segera terjadi. Salah satu hal yang dilakukan oleh wanita adalah mengonsumsi makanan penyubur kandungan. Ada banyak jenis makanan penyubur kandungan yang dapat dikonsumsi oleh wanita yang ingin hamil. Berikut ini adalah beberapa contohnya.

1. Alpukat

Alpukat merupakan salah satu jenis buah-buahan yang dapat meningkatkan kesuburan pada kandungan. Menurut ahli, alpukat merupakan sumber vitamin E yang sangat baik. Vitamin E sendiri bermanfaat untuk memperbaiki lapisan rahim. Selain itu, alpukat merupakan sumber lemak sehat yang aman untuk dikonsumsi dalam porsi cukup.

Selain menjadi sumber vitamin E dan lemak sehat yang baik, makanan penyubur kandungan ini ternyata juga tinggi potasium, vitamin K, dan folat yang bermanfaat untuk tubuh, lho! Zat tersebut bisa membantu tubuhmu untuk menyerap vitamin-vitamin lain dengan lebih baik.

2. Ubi Jalar

Sumber pangan satu ini diketahui memiliki kandungan beta-karoten yang melimpah. Beta-karoten berfungsi untuk membantu peningkatan produksi hormon progesteron. Sebagian orang menggunakan ubi jalar sebagai pengganti roti. Kamu juga bisa mengonsumsinya dengan cara menambahkan sedikit garam dan minyak zaitun, kemudian dipanggang.

3. Buah Beri

Salah satu makanan penyubur kandungan yang dapat kamu temukan dengan mudah di sekitar tempat tinggalmu adalah buah beri. Contoh buah beri yang dapat membantu kesuburan kandungan yaitu stroberi, raspberry, dan blueberry. Buah-buahan tersebut kaya akan folat dan zinc.

Kamu bisa mengkreasikan olahan sehat dari buah berimu sendiri di rumah. Sebagai contoh, kamu bisa membuat oatmeal dengan topping buah beri favoritmu atau kamu juga bisa mengemil buah-buahan tersebut ketika nonton series kesukaanmu.

4. Ikan Salmon

Ikan salmon dapat menjadi sumber makanan penyubur kandungan yang baik untuk kamu konsumsi. Hal ini dikarenakan ikan salmon memiliki kandungan asam lemak omega-3 dan DHA yang sangat baik untuk perkembangan mata dan otak pada bayi. Ikan ini juga dinilai rendah merkuri dan antiinflamasi, sehingga aman untuk dikonsumsi.

5. Telur

Makanan penyubur kandungan selanjutnya adalah telur. Ya, kamu tidak salah baca. Selain kaya akan kandungan protein, telur ternyata juga bagus untuk meningkatkan kesuburan kandungan, lho! Cara termudah untuk mengonsumsi telur adalah dengan memakannya di pagi hari dengan didampingi sayuran agar gizi yang diserap tubuh bisa seimbang.

6. Kenari

Kenari merupakan sumber makanan penyubur kandungan yang kaya akan lemak omega-3 dan vitamin E yang sangat baik untuk kesehatan endometrium. Selain itu, kacang ini kaya akan kandungan magnesium yang dikenal bisa membantu meningkatkan kadar progesteron dalam tubuh dan bisa membantu mengurangi rasa mual di pagi hari.

7. Sayuran Berdaun Hijau Gelap

Setiap orang dianjurkan untuk mengonsumsi sayuran berdaun hijau tua setiap harinya. Akan tetapi, hal ini menjadi lebih penting ketika kamu memutuskan untuk hamil. Contoh sayuran dengan daun hijau tua adalah bayam, lobak Swiss, dan kale.

Sayur-sayuran tersebut mengandung nutrisi yang sangat baik untuk kandungan, seperti kalsium, folat, dan zat besi. Kamu bisa mengonsumsinya dengan cara ditumis, direbus, ataupun dikukus bersamaan dengan sayuran lain yang jadi favoritmu.

Tujuh jenis makanan penyubur kandungan tersebut dapat kamu temukan di beberapa toko atau swalayan terdekat. Agar lebih yakin, kamu bisa berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi terlebih dahulu untuk menentukan makanan terbaik yang bisa meningkatkan kesuburanmu.

7 Cara Penanganan Pertama Epilepsi Pada Anak

Epilepsi bisa terjadi kepada siapa saja. Tidak ada batasan usia maupun gender. Namun, epilepsi pada anak adalah epilepsi yang cukup sering terjadi.

Ketika anak mengalami epilepsi, ia akan mengalami kejang-kejang. Hal ini perlu ditangani agar tidak menjadi bahaya. Oleh karena itu, penting sekali untuk mengetahui penanganan pertama ketika anak mengalami epilepsi.

Bagaimana cara penanganan pertamanya? Yuk, cari tahu di artikel ini.

Gejala Epilepsi pada Anak

Sama seperti epilepsi pada orang dewasa, anak yang mengalami epilepsi juga akan didahului oleh gejala-gejala tertentu. Gejala tersebut sebenarnya sulit dideteksi terutama pada bayi dan balita karena mereka belum bisa menyampaikan perasaannya. Selain itu, epilepsi juga sering didahului kejang yang dialami tanpa sadar bahkan oleh anak itu sendiri.

Jika Anda menemukan anak mengalami gejala epilepsi di bawah ini, segeralah menemui dokter. Meski tidak semua kejang merupakan epilepsi, mencari tahu diagnosis yang tepat dari dokter adalah langkah terbaik. Gejala-gejala epilepsi yaitu:

  • Blackout alias hilang kesadaran secara singkat. Di masa ini, anak merasa bingung, melupakan hal yang terjadi, dan tidak merespon ketika dipanggil.
  • Sering jatuh secara tiba-tiba atau tersandung.
  • Melakukan gerakan tidak biasa yang terjadi lumayan sering, misalnya terus mengangguk dan berkedip dengan cepat.
  • Sakit perut secara tiba-tiba lalu diikuti dengan rasa bingung dan kantuk.
  • Rasa takut atau marah yang terjadi secara tiba-tiba dan berulang.
  • Merasa mengantuk dan mudah marah ketika bangun tidur, padahal biasanya tidak.
  • Sering melakukan komplain karena hal-hal tertentu terlihat, terdengar, terasa, atau berbau aneh.
  • Pada bayi yang sedang duduk, melakukan gerakan jackknife secara berulang. Gerakan ini berupa kaki dan tangan yang mengangkat ke atas dengan tubuh di bawah.
  • Pada bayi yang sedang berbaring telentang, ada gerakan ‘meraih’ dengan kedua tangan.

Penyebab Epilepsi pada Anak

Epilepsi yang terjadi pada anak dapat disebabkan oleh beragam hal. Seorang anak bisa mengalami kejang karena hal-hal berikut ini.

  • Demam tinggi
  • Kecelakaan yang melibatkan otak
  • Infeksi pada otak
  • Kurangnya asupan oksigen ke otak
  • Pengaruh keturunan. Jika orang tua memiliki epilepsi, anak juga bisa memilikinya
  • Hidrosefalus yaitu membesarnya kepala karena kelebihan cairan otak
  • Perkembangan otak terganggu
  • Tumor otak

Perlu diketahui bahwa imunisasi tidak menyebabkan epilepsi. Namun, satu atau dua hari setelah anak melakukan imunisasi biasanya akan muncul kejang-kejang setelah demam. Oleh karena itu, orang tua bisa memberi ibuprofen setelah imunisasi sebelum suhu anak meningkat.

Penanganan Pertama Epilepsi Anak

Melihat anak mengalami epilepsi untuk pertama kalinya adalah hal yang menakutkan. Namun, orang tua sebaiknya tidak panik agar epilepsi yang dialami anak dapat tertangani dengan baik.

Penanganan pertama epilepsi pada anak biasanya disesuaikan dengan jenis epilepsinya. Jika anak mengalami kejang setelah terjatuh dan mengalami kaku tubuh, inilah hal-hal yang harus dilakukan:

  1. Memindahkan barang-barang yang bisa melukai anak
  2. Tetap tenang dan menenangkan anak
  3. Meletakkan alas yang empuk di bawah kepala anak
  4. Melonggarkan bagian leher anak
  5. Membalikkan anak dengan lembut ke satu sisi untuk menghindari anak tersedak
  6. Tidak menahan anak atau mencoba menghentikan kejangnya
  7. Tidak meletakkan apa pun di mulut anak

Pada umumnya, tidak semua kejang-kejang membutuhkan dokter. Namun, jika hal-hal di bawah ini terjadi, maka orang tua harus segera ke dokter.

  1. Ini adalah pengalaman kejang pertama anak
  2. Kejang berlangsung selama lebih dari 5 menit
  3. Anak memiliki demam tinggi atau diabetes
  4. Ada kecurigaan risiko cedera otak
  5. Kejang terjadi di air sehingga takut anak menelan air terlalu banyak
  6. Anak susah bernapas setelah mengalami kejang
  7. Jika kejangnya terus berlangsung, panggil ambulans.

Itulah bagaimana caranya menangani epilepsi pada anak. Jika kamu menemukan anak mengalami hal-hal yang mengharuskannya untuk segera ke dokter, jangan ragu untuk melakukannya. Namun, jangan lupa tetap tenang agar anak juga merasa tenang ketika bersamamu.